Menyikapi Teknologi Buatan (AI) di Era Modern
Penulis: Yuldayani Daud (XII KA)
Kata teknologi sudah tidak asing bagi kita. Saat ini, hampir semua negara menggunakan teknologi. Teknologi yang berkembang pesat di era ini sangat mempengaruhi kehidupan kita salah satunya adalah teknologi buatan (AI).
Tahukah kamu apa itu teknologi buatan (AI)?
Teknologi AI atau Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) adalah cabang ilmu komputer yang berfokus pada pengembangan sistem komputer yang mampu meniru kecerdasan manusia. Kemampuan teknologi ini mampu memecahkan masalah, membuat keputusan, dan bahkan menciptakan sesuatu yang baru.
Di masa sekarang ini, AI semakin berkembang di dalam berbagai sektor kehidupan seperti di dunia industri, pendidikan, kesehatan, bahkan teknologi sangatlah pesat. Seperti yang kita lihat di sekitar kita, AI banyak dimanfaatkan dalam robot-robot yang memudahkan pekerjaan, bahkan aplikasi yang kita gunakan saat ini seperti Whatsapp, Instagram, Tiktok dan lain-lain memiliki fitur AI.
Teknologi ini melakukan tugas yang biasanya dilakukan manusia dan alat pembelajaran membangun pengalaman baru dan kemampuan atau kapasitas baru. Teknologi AI menjadi perbincangan hangat akhir-akhir ini. Sebagian orang beranggapan bahwa teknologi AI akan selamanya bermanfaat dengan baik, tetapi sebenarnya tidak. Justru banyak juga dampak negatif yang ditimbulkan.
Perkembangan teknologi AI memiliki manfaat atau dampak positif yang ditimbulkan yaitu meningkatkan produktivitas menjadi lebih cepat, meningkatkan efesiensi waktu dan kegunaan, pengembangan obat dan penelitian kesehatan, menjadi asisten pribadi, menganalisa data besar dan memprediksi bisnis, mengelola penggunaan energi, dan kemajuan di bidang pendidikan.
Namun, dibalik manfaat atau dampak positif yang ditawarkan, AI juga membawa dampak negatif yang harus kita perhatikan. Adapun dampak negatif dari penggunaan AI adalah mengancam privasi yang menimbulkan kekhawatiran, menyebabkan pengangguran struktural, keterampilan manusia menurun, dan kesulitan dalam memahami keputusan AI. Dampak negatif dari AI tentunya tidak bisa kita hindari. Namun alangkah baiknya kita bisa beradaptasi dengan AI di era teknologi ini khususnya dalam membantu pekerjaan kita.
Kekhawatiran yang ditimbulkan dari teknologi AI ini sangatlah besar. Penggunaan AI secara berlebihan akan muncul ketergantungan terhadap AI jika terlalu sering kita menggunakannya dalam mengerjakan tugas-tugas dan menyelesaikan masalah yang sepatutnya bisa kita lakukan sendiri. Selain itu, AI juga dapat mengurangi interaksi kita dengan orang lain seperti berdiskusi dan bertukar pendapat dalam memecahkan masalah serta dapat mempengaruhi pola pikir kita menjadi menurun dalam berpikir kritis.
Dari beberapa dampak positif dan negatif dari penggunaan AI, tentunya kita harus memahami potensi penggunaan AI dengan baik. Jika kita mampu menggunakannya dengan baik maka AI akan menjadi alat untuk memudahkan kita. Tetapi, sebaiknya kita berhati-hati dalam menggunakan teknologi ini karena dapat membahayakan proses berpikir kita.
Di era digital ini kunci untuk menghadapi kemajuan teknologi adalah menyeimbangkan janji kecerdasan buatan dengan penilaian terhadap risikonya, dan siap untuk beradaptasi. Kita juga harus bisa menyikapi teknologi AI ini dengan baik dan bijak.
Bagaimana cara kita menyikapi teknologi AI ini dengan baik?
Untuk menyikapi perkembangan AI dengan baik, kita perlu meningkatkan literasi digital agar dapat menggunakan teknologi dengan bijak dan kritis. Karena pada dasarnya, kitalah yang memegang kendali dalam penggunaan teknologi ini.
Oleh karena itu, pentingnya kita memahami bagaimana cara menyikapi perkembangan AI untuk meningkatkan pengetahuan kita di era modern ini. Gunakanlah teknologi AI ini dengan bijak dan jadilah teladan dan memiliki rasa tanggung jawab yang dapat dipercaya.
(Editor: DZ/Humas 2026)
-100x100.jpeg)



-100x100.jpg)

