Titrasinya Tapal Batas di Kampus Merah
Setibanya di Makassar, Saya, Kak Muttia, dan Kak Haykal. Kami
berangkat bertiga dan puji Tuhan di kapal kami dapat kamar. Sehingga agak
privat untuk kami dan dipertemukan dengan orang baik selama di perjalanan.
Setelah sampai kami berpisah, Kak Muttia sudah berada di kos yang sudah dipesan
jauh hari, sedangkan Kak Haykal tinggal di asrama putra khusus domisili Kaltara,
Nunukan . Saya sendiri pertama kali tiba di Makassar tinggal bersama Kak Kiky
yang bersedia memberikan tempat tinggal
sementara. Selama seminggu, akhirnya mendapat kos yang dekat kampus pada
tanggal 1 Agustus 2026.
Disini saya juga sedang berusaha Ibu untuk mengurus beasiswa
dan saya mencoba beasiswa teladan. Gambaran kos saya, lumayan
bagus, dan nyaman ditempati. Jarak kos yang saya tinggali tidak jauh jaraknya
dengan lokasi kosan yang ditinggali Kak Muttia.
Setelah pengambilan almamater kami jalan kaki dan
mengobservasi fakultas kami agar pkkmb nanti tidak tersesat.
Hari selasa tanggal 11 Agustus melaksanakan PPKMB UNHAS. Puji
tahu, Saya mendapat kabar bahagia kalau teman dekat saya, Kak Nabila juga masuk
UNHAS, meskipun berbeda fakultas. Kami senantiasa intens bertemu untuk berbagi
cerita.
Mahasiswa/i yang hadir sangat ramai hingga berdesak-desakan
mengantri masuk Gor Universitas Hasanuddin Makassar. Sesi pagi sekitar 5000
orang yang mengikuti kegiatan tersebut.
Kegiatan PKKMB yang sangat seru. Kami sangat senang walaupun
mengantuk.
Hari ini kami melaksanakan PKKMB prodi Ibu, saya sangat
senang sudah banyak mendapatkan teman disini. Disisi lain melihat teman-teman
banyak yang berprestasi membuat terkadang saya insecure. Tetapi, itu
tidak mengurangi semangat saya untuk dapat menjadi seperti kakak-kakak tingkat
yang berprestasi.
Ini semua suatu kebanggaan juga buat saya untuk dapat
mewakili daerah Kalimantan Utara bahkan Kalimantan menjadi mahasiswa kimia
satu-satunya yang berasal dari Kalimantan.
-100x100.jpeg)
-100x100.jpg)


