Juara 3 Menulis Cerita Pendek Tingkat SLTA se Provinsi Kalimantan Utara 2024
Sei Menggaris (6/4), rombongan
murid bersama guru pendamping mengikuti lomba pada ajang Festival Literasi Provinsi
Kalimantan Utara. Lomba tersebut diselenggarakan di Mansalong. Guru pendamping
lomba pada saat di Mansalong untuk Menulis Cerpen bersama Mam Myrnawati dan Pak
Apri.
Yuldayani saat duduk di bangku
kelas XII Kimia Analisis mendapat kesempatan dan diajak tawaran oleh Ibu Diah
selaku guru Bahasa Indonesia untuk mengikuti lomba festival tersebut. Selama bimbingan
Yuldayani sangat tekun untuk berlatih menulis cerpen baik di sekolah maupun di
rumah Ibu Diah. Berkat kerja kerasnya, prestasi yang ia dapatkan adalah
mendapat uang pembinaan sebesar Rp2.000.000,- dan piagam peghargaan.
Berikut adalah sepenggal tulisan
Cerpen “Menjadi Juara” menceritakan tentang perjuangan seorang siswa dalam
meraih kemenangan melalui kerja keras dan semangat pantang menyerah. Tokoh
utama dalam cerpen adalah seorang siswa yang bercita-cita menjadi juara dalam
perlombaan yang diadakan oleh tingkat provinsi. Peristiwa dalam cerpen terjadi
saat persiapan hingga berlangsungnya perlombaan di sekolah. Perlombaan ini
diadakan di sekolah masing-masing karena penyakit COVID-19. Cerita berlangsung
di lingkungan sekolah, terutama di workshop teknik alat berat. Tokoh utama
ingin menjadi juara untuk membanggakan orang tua, guru, dan dirinya sendiri. Tokoh
utama berhasil menjadi juara dengan rajin berlatih, belajar dengan
sungguh-sungguh, dan tidak mudah menyerah menghadapi kesulitan.
(Penulis: Yuldayani D,
Editor:DZ)
-100x100.jpeg)




